Cara Cek Kualitas Telur Baik Saat Membeli Telur

Telur walau teramat sering kita konsumsi tetap saja perlu berhati-hati saat membeli telur. Bila asal membeli telur mungkin jadi justru mengambil telur yang tak lagi segar bahkan busuk. Nah, ada hal sebaiknya dilakukan berikut ini sebelum membeli telur.

Pedomannya Perhatikan bentuk, warna, ukuran, dan bau saat hendak membeli telur, pastikan memilih telur dengan cangkang yang masih utuh.

1. Periksa cangkang

Jangan pernah mengambil telur meskipun hanya retak kecil.Hal ini dikarenakan telur sangat mudah terinfeksi kuman dan bakteri. Oleh karena itu, cangkang yang masih utuh merupakan hal utama yang harus diperhatikan. juga perlu melihat tekstur cangkang. Telur yang memiliki kualitas baik biasanya memiliki cangkang yang kasar.

2. Periksa Warna Cangkang

Pilihlah telur segar dengan warna yang cerah atau terang (cokelat terang). Telur dengan bentuk lonjong juga menjadi salah satu pilihan lantaran biasanya memiliki kuning telur yang lebih besar.

3. Pilih Ukuran

Pastikan memilih telur dengan ukuran kecil. Selain memudahkan penilaian kualitas, telur yang berukuran kecil biasanya dihasilkan dari ayam yang tidak terlalu tua. Tak hanya itu, telur yang berukuran kecil biasanya memiliki cangkang yang lebih tebal sehingga lebih tidak gampang pecah.

4. Periksa Bau

Tak hanya dari tampilan, juga harus memperhatikan baunya. Pastikan telur yang ambil tidak memiliki bau yang amis atau busuk.

Lakukan periksa Lebih Teliti

Jika telah memilih secara visual dan aroma, perlu melakukan pemeriksaan lebih teliti.

1. Kocok Telur Perlahan

bisa mengocok telur tersebut perlahan dan pastikan tidak ada bunyi (kocak).
Biasanya telur yang kocak sudah terlalu lama disimpan atau bahkan mulai membusuk. Hal ini lantaran telur yang masih segar biasanya memiliki putih telur yang masih kental sehingga tidak mudah kocak meskipun dikocok perlahan.

Selain itu, rasakan pegerakan kuning telur.Biasanya kuning telur yang bergerak-gerak menandakan tali pusatnya (yang mengikat kuning telur dengan cangkang) sudah terputus. Hal ini biasanya disebabkan masa penyimpanan yang terlalu lama.

2. Cek Mengambang

Masukkan telur ke dalam wadah yang telah diisi air. Jika telur dalam posisi miring, telur tersebut tergolong masih segar karena baru disimpan sekitar 3 – 5 hari. Namun, jika telur tersebut berdiri, maka proses penyimpanan telur tersebut lebih lama, yaitu 10 hari atau lebih. Jangan pernah mengambil telur yang mengambang, karena telur tersebut telah membusuk atau tidak layak konsumsi.